Monthly Archives: July 2011

Perth

Standard

Perth is the capital of Western Australia,  this small country inhabitants from different backgrounds, countries, cultures and religions, the weather in Perth is Winter, the existing public transportation in Perth is Transperth they are consist of Bus, Train and Ferry, Transperth reach from the Perth and surrounding suburbs, to use Transperth users can buy a ticket or uses smart rider.

Smart rider is Smart Rider is a replacement ticket. Users smart rider can enter into a credit card and use it to pay the fare. These cards are rechargeable, so when the user’s credit has run out, can be refilled. Rider is wearing a smart way by touching smart rider in front of the sensor at each bus, ferry or terminal every time a user goes up and down from the vehicle.

Transperth also provide services journey planner,  this online service helps prospective passengers to determine the type of vehicle (bus, train or ferry) what needs they were traveling, departure time and arrival time, and travel routes. Prospective passengers need only type of place where they want to start the trip, destination, and arrival time / off as desired. Journey planner will provide options for travel plans, and prospective passengers can choose one to follow.

Education in Perth are University of Western Australia, Murdoch University, Curtin University, Edith Cowan University dan The University of Notre Dame.

Religion

Whatever religious or cultural background – you’ll always feel welcome and respected, as well as obtaining the right support in Perth, Western Australia is the most multicultural state in Australia.

Swan River

Swan River is located not too far from the city, can be reached by bus or walk about 30 minute from city, with beautiful views of lake, and swan-shaped bell, then I ride the ferry to Perth Zoo, actually I did not like zoo because both of the Indonesia or Perth they have same things ( so many animals inside he he he (yes of course because This Is ZOO) he he he

Scarborough Beach

Beach is my favourite place, scarborough is quite far from the city, I can feel and see the view this beach really make me happy, blue sky, beautiful wave, visitor tourist, clean beach, long stretch of white sand attract swimmers, surfers, kids smiling running around, I think this beach also popular for kitw surfing and wind surfing, especially when the afternoon sea breeze is in, and I also join to surf, when I bored I spent time to beach then I will happy again. he he he..

plesiran ke Perth

Standard

Tanggal tanggal 4 july 2011 sekitar pukul 01.45 waktu bagian Perth, dengan suhu 3 derajad celcius, namun aku tak merasakan kedinginan biasa aja malah (hehe kebisaan neng ndeso), aku dijemput oleh temenku terus abis itu langsung aku menuju kekediaman dia yaitu di marangaroo itu didaerah bagian barat Perth, cirik has rumah di perth itu designya hampir mirip semuanya dan beratap pendek (jiwa analisaku mulai muncul neh hehe), sesampainya dirumah aku langsung istirahat karena kakiku gempor setelah mengalami dua hari perjalanan panjang karena aku dari solo naik bus 13 jam, terus berputualang naik ojeg ambil titipan dulu ke kantor selama 5 jam naik ojeg mengelilingi jakarta (kebayang khan rambut acak kadul, muka kusam dan juga baju kusut ha ha ha) terus sorenya menuju ke airport untuk melanjutkan perjalanan ke perth pas lagi antri aku kenalan dengan cowo yang baik, religius, sopan dia udah bantu nungguin barang dan antrianku karena aku harus sholat magrib, terima kasih ya teman, keesokan harinya baru terasa adeem banget dan angin kenceng wah aku jadi tak bisa kemana-manam baru di hari ketiga aku mulai merasa jenuh aku harus pergi kesuatu tempat yang menarik disini (sayang aja masak holiday Cuma di rumah doang ya ga? Hehe), aku juga tak mau merepotkan temenku itu petualanganku dimulai.

Experience 1 beradventure dengan Transperth

Aku yang ga tau sama sekali ini negara mana, aku memberanikan diri untuk nekad awalnya ke transperth dan ga malu untuk tanya kepada pengemudi transperth dan dengan baik hati dia itu menunjukan jalan yang kutanya, lalu tiba di City  wah kota yang baru aku jamah ini sempet membuatku takjub lho, karena kesibukan orang-orang berjalan mau pulang kerumah masih masing setelah seharian beraktivitas, aku sempat ambil foto suasana di City saat itu, tetapi kabar buruk neh buat aku karena tempat yang aku tuju untuk ke Information Centre tutup karena aku dah kesorean datangnya.

Lalu aku menuju pulang lagi dengan bus yang sama tetapi aku disuruh temenku untuk turun dari Bus dan ganti bus lagi tetapi aku tak menemukan satu orangpun disitu udah malam2 gelap banget lalu aku meberanikan diri untuk tanya kepada orang yang naik sepeda apa ada bus yang menuju ke city, terus dia menunjukan bus stop yang lumayan jauh dari tempat aku tanya itu, tanpa pikir panjang akhirnya aku menuju ke bus stop, terus akhirnya aku balik lagi ke city dan mencari yang namanya shoping centre namanya aku juga masih awam ya tonya tanya mulu hehe dikasih petunjuk tapi petunjuk itu salah udah biasa bagiku hehe…akhirnya aku menemukan juga lalu pulangnya aku dijemput temenku yang baik hati banget waktu kenalan di air port, tengkiyu Teddy 🙂

Experience 2 Swan River Tanpa Kacamata minus

Perjalanan ke Swan River, aku itu emang orang yang bener2 nekad kalau aku penasaran dnegan suatu hal pasti sebisa mungkin aku harus berusaha apapun rintanganya (ceilah gaya bener deh), walaupun tanpa kacamata aku tetep berangkat (aku gatau kacamataku ada dimana/lupa banget) kebetulah hari ini ga hujan panas banget, aku bernagkat pagi pagi di bus stop terus aku keluarin deh ipod biar ga boring terus 5 menit kemudian bus dateng naiklah aku ke bus itu dan dah meluncur kira kira dah melewati 5 halte, tapi aku coba cari cari kunci rumah kok ga ada (wah gaswat ini) lalu aku inget-inget lagi kayaknya jatuh waktu aku ambil ipod tadi terus aku bilang aja ke pak supir untuk berhenti disitu lalau aku jalan menuju kearah halte tadi tetapi aku dah mutar muter mutar muter bolak balik bolak bail dah ada kali 1 jam ga ktemu juga jalannya aku bener2 lupa jalan pulang, lalu aku cba tanya orang ditunjukan aku dah jalan jauuuh banget tapi ternyata salah dah 1 jam lebih aku jalan capee banget dan khawatir kuncinya dah diambil orang, terus aku tanya aja ke seseorang yang orang itu penampilannya agak menyeramkan karena berbadan pendek rambut panjang keriting karena hanya dia satu satunya orang yang ada disana akhirnya aku terpaksa tanya dia malah baik mengantarkan aku samapi dideket halte yang kumaksud untung aku masih simpan buku map transperth hehe..

Alhamdulilah kuncinya masih ada lalu tak cukup disitu doang aku melanjutkan perjalanan dengan tenang, stelah sampai di city aku langsung ke information centre & menuju ke swan river disanapun aku jalan kaki dan ga pake kacamata kalau ga dari deket aku ga bisa baca, stelah tanya tanya prang akhirnay sampai juga di swan river seperti danau gitu deh terus naik boat menuju ke sebernag terus ke perth zoo terus aku autis deh jalan2 sendirian kaya orang sbatang kara hehe sambil makan snack aku sambil foto2 diriku sendiri haha, kunikmati keindahan danau itu dan suasana yang panas membuat aku rilek karena udah beberapa hari ini perth dingin dan hujan mulu, hari dah mulai sore aku harus segera pulang karena takut kalau semakin malam tak bisa melihat, sesampe di esplanad aku tanya orang menuju ke city kemana eee malah salah kasih arah, aku terombang ambing nyasar kemana2 udah mata ga bisa lihat dengan jelas ga bisa baca dari jarak jauh sama sekali, ga bisa baca directory, map jug ahingga akhirnya setelah 2 jam berputar2 aku nalik lagi aja ke bus station esplaned tanya kepada kakek kakek di amenunjukan ke arah monitor bahwa aku busku sebentar lagi akan berangkat aku jujur saja tak bisa membaca yang dimonitor itu lalu kakek itu dengan tersenyum membacakan kepadaku, alhamdulilah aku bisa sampai wellingston terus pulang sampe Marangaro dan ternyata aku sekarang tak bisa lepas dari kacamata, aku jadi ingat bapaku beliau sakit gula dan menyerang penglihatannya aku saja yang maish bis amelihat begitu tersiksa apalagi bapaku tetapi bapaku tak pernah mengeluh, aku  jadi kangen keluarga dikampung, semoga bapak ibu sehat selalu.

Hikmah dari pengalaman ini adalah : aku masih suka teledor dalam segala hal, sifat pelupa masih mendarah daging hikshiks selalu bersyukur masih diberikan kesehatan oleh Allah, janan menganggap remeh orang lain dan jangan mudah percaya kepada orang lain juga

ya beginilah kalo holiday sendiri, tak ada yang motoin jadi foto pake timer aja hehehe…

hasil jepretan foto sendiri neeh

hasil jepretan foto sendiri neh, tetep narsis hehe

Experience 3 Scarborough beach

Selama di perth aku belum mengalami hal yang indah akhirnya aku menemukan kepuasanku selama disini yaitu beach, aku sangat suka banget dengan pantai mau seharian di pantai sampe gosong juga ga masalah dan main surfing sampe sharian hehe, aku sangat menikmati suasana pantai, ada yang berjemur pake bigini (seksi abis) ada yang renang, ada yang main surfing, ada anak kecil yang main kejar kejaranm saat begini aku pengen banget berada disamping orang yang aku cintai terus bawa tiker terus bawa bekal dari rumah terus dimakan bareng deh romantiis bangeeet hehe (ngarep dotcom). Dan kali ini aku tak tersesat karena kacamataku udah diperbaiki…alhamdulillah, aku sewa surfboard lengkap dengan bajunya tapi disini ada cerita lucu neh karena petugasnya menyangka aku ini maish anak school girl aku dikasih harga murah tetapi masak iya aku dikasih papan surf yang kecil yang buat ukuran anak dibawah 15 tahun hahaha, maklumlah postur tubuhku kalau disini emang kecil kalao dibanding dengan seumuranku, ya akhirnya aku bisa bisa meluncur deh melawan ombak hehe aku berkelahi dengan ombak, bener2 hati puas walo neh kaki jadi ada bekas luka goresan karena kena kerang hehe, keesokan harinya aku kecapean teparrr tapi tak membuatku kapok aku bolak balik lagi untuk maen surf hehe

orang orang yang ngefans ama aku minta foto 🙂

narsis dulu sebelum nyebur pantai hehe

Experience 4 kericuhan di Transperth

Hari ini hari ke 17 aku di perth, tepatnya Tanggal 17 july 2011 pukul 21.45 Waktu Perth, hari itu kebetulan train rel lagi dalam perbaikan jadi mau ga mau aku harus nak bus dari city menuju ketempat saya berteduh yaitu di Perth Barat, emang agak jauh sih dan juga udah malam saat itu udah pukul 9 malam dan di perth itu kalau dan jam segini udah mulai sepi karena emang disini lagi winter, aku menunggu Bus lumayan alam dan banyak penumpang juga ketika dan naik semua 1 bus penuh, dan mayoritas orang berkulit hitam dari south africa, terdengar suara ribut ribut dipaling belakang aku kira juga mereka ribut biasa tapi ternyata tidak, suara teriakan semakin kenceng dan juga adu mulutpun terjadi saling dorong dan saling jambak rambut, pertikaian itu antara group cewek-cewek berkulit hitam itu dan dengan orang pribumi australi (aborigin) waah aku bener-bener sangat takut karena aku juga bukan penduduk disini terus ada yang berusaha melerai tetapi tidak berhasil, supir bus pun juga sudah beberapa kali menyuruh untuk tenang tetapi tak dihiraukan oleh mereka, akhirnya polisi datang untuk menenangkan keadaan namun mereka masih saja berantem lalu polisinya datang lagi.

Sampai mereka yang berantem disuruh keluar dari bus dan mereka di tahan tangannya diikat dengan borgol agar mereka tak saling dorong karena mereka itu sama sama keras tak ada yang mau mengalah, setelah berhasil yang bikin ribut itu keluar suasana sekarang tenang, akhirnya pengemudi bus pun meluncurkan setirnya bus berjalan belum ada 10 menit terjadi keramaian lagi dibelakang, pengemudi bus mengingatkan mereka tetapi lagi-lagi mereka tak mau mendengarkan perintah itu, akhirnya bus itu dikawal polisi agar tak  da keramaian lagi. Karena ada kejadian keributan itu bus jadi ga tepat waktu karena harus menunggu suasana tenang.

Wherever you are keep aware, praying and belive thats God always show we the way and always around us….

Jakarta’s Traffict

Standard

The Indonesian capital Jakarta is growing rapidly – and with the population explosion, as well as rising income levels, the numbers of cars and motorcycles on the streets of the city are also multiplying.

Especially When the rain comes Jakarta was paralyzed, this is caused by various factors  such as fallen trees, standing water, flooding, and motorists who take shelter under the fly over etc, and when the rain stops still bad traffict , my bad experience when back from work from Gatot Subroto street to Kuningan about 5 KM usually only 20 minute and when traffict as almost 3 hours, its so crowded, flood everywhere, and they are so many vehicles stop stuck until few hours.

But now the traffict is not only on highway but also in Airport International Jakarta Soekarno Hatta, on 1 July 2011 , I was very suprised to see the bad traffict, many passangers were disappointed with this condition because they will late for the flight, and if late the flight management ignore the reason this (they do not want to know), at that time also not raining, i don’t know how can be like this? Because of holiday session or because the owner private vehicles does not dicipline to use parking area, or the goverment does not dicilipline, if like this who’s to blame?.

Airport International Soekarno Hatta

Siapa yang patut disalahkan?

Standard

Sebelumnya maap neh agak telat baru sempat ngepost neh sebenernya udah terjadi 22 hari yang lalu tepatnya tanggal 3 July 2011, saat itu aku lagi memburu waktu untuk penerbangan ke perth, dari gambir aku udah berusaha lebih awal jam 3, selama dari gambir ke Soekarno Hatta lancar lancar saja tetapi saat memasuki airportnya ke terminal 1 itu macet total, cengkareng sih lancar ga macet tetapi kenapa di airportnya yang macet banget sehingga membuatkau sangat terheran heran.

Bagaimana tidak karena semua mobil tumplek blek jadi satu udah seperti jakarta waktu hujan deras macet banget dan ga bisa jalan,  ya kalau jalan ajakarta macet sih itu wajar tetapi ini didalam air port kok bisa semacet ini yang mengakibatkan banyak kekecewaan dari para calon penumbang pesawat, termasuk aku, lagi -lagi harus menggunakan alternatif yaitu menggunakan ojeg untuk menuju terminal 2 karena takut tidak keburu waktunya, ga tau kenapa kok airport bisa semacet itu ya? padahal lahan parkir yang disediakan juga luas banget, apa karena lagi holiday jadi banyak para penjemput dan pengantar yang menggunakan mobil pribadi, dan mereka tidak berdisiplin tidak mengggunakan lahan parkir yang telah disediakan mereka langsung parkir didepan pintu masuk, atau keamanan polisi yang kurang tegas?.

Memang  masalah sepele “macet” namun dampak dari macet ini sangat besar karena bisa calon penumpang telat hanya gara gara macet, dan kalau dah telat pesawat tidak mau kompromi menunggu penumpangnya, padahal  penumpang dah berusaha datang lebih awal tetapi emang keadaan macet jadi kalau begini siapa yang disalahkan???apakah tidak ada solusi untuk mengatasi kemacetan itu, baik dari  kesadaran para pemilik mobil probadi dan pemerintah meninngkatkan kedisiplinan, aku yakin pasti pemerintah sudah punya planing untuk mengatasi ini, hidup government… 🙂

Tas Laptop Berisi Album Foto?

Standard

Hari itu tanggal 6 feb 2010 temen2 kantor lama pengen ngajak ketemuan dikantor lama ya udahlah mau gimana lagi aku dah sering menolak dengan berbagai alasan tak ada salahnya aku kali ini bisa mengunjungi mereka, ya udah pulang kerja sesampenya dikost aku biasa ganti kostum dulu ganti baju yang terlihat nampak bener2 dikantor yang bonafid padahal kantorku dipancoran ini sangat diluar dugaanku hahha ga apa apa biar terlihat meyakinkan neh, rasanya tak lengkap kala Cuma ganti baju doang hmmm aku butuh laptop neh tapi belum punya laptop, ya karena aku mau buktiin neh temen2 kantor lama terutama kedpa cowo yang dah ngeremehin aku saat ini neh aku mau buktiin kepada dia bahwa aku bisa dan kemajuan dibanding kerja disana, nunjukan laptop tapi bagiamana mungkin laptop aja aku tak punya apalagi tasnya, tiba tiba saja aku punya ide untuk membawa tas laptop doang tapi tas laptop siapa teteh, belum pulang, indrow juga belum pulang, ucil sekarang dah di malang, yang ada mba gita tapi agak ga enak juga neh pinjem mba gita ah gpp aku modal nekat aja minjem mba gita, akhirnya aku dengan penuh rasa ga enak pinjem tas mba gita dan dengan polosnya aku bilang mau ktemu temen dan pengen bawa tas laptopnya doang hehehe karena karena tasnya doang terlihat ringan maka aku isi aja dengan album foto yang besar we sudah siap dan tampak berisi laptop, hmmm dengan gaya sok pede tentang tenteng aku jalanan dari kost menuju kantor lama, waaah aku tampak keren sekali dengan tas ini, ah cuek aja yang penting orang orang itu tak tau kalau ini isinya album foto dalam hati ketawa ketawa sendiri tapi agak was was juga neeeh kalau tiba ada yang mau liat ne laptop jawabnya gimana ah itu urusan nanti dehhh, aku tak mau pikirin hehe…

dia mau liat neh laptop”, akhirnya dia tanya ini type apa, terus tanya tanya spek yang ada dalam laptop ini, hmm untuk aku ga bodoh2 amat ya udah aku jawab aja dengan mengarang (untung juga pinter akting), lha kok hal yang aku takutkan bener ditaanyakan dia mau liat neh laptop terus kau bilang”baterainya bis, males ngeluarinnya” untung mereka percaya aja, beeeh masa krisi terlewatkan ketika aku naruh dimeja aku pura pura aja keberatan padahal enteng sama sekali hahah akhirnya tak mau berlama lama ah disana, lalau akhirnya aku pulang kekost sampai kost aku cerita ke unbusana waaa gubraaak smua pada ketawa teruatama teteh ga abis2 dia ketawa.

Niatku menjadi penulis untuk membuat tulisan kost ini udah dari lama tapi aaku terbatas karena tak ada komputer jadi tiap ada yang mau aku tulis aku nebeng kadang di laptop teteh, laptop, ucil atau indrooow, aku pengen bangeet punya laptop tapi kapan ya, aku harus yakin pasti bisa.